Belum Terealisasinya Pelaksanaan BOS Afirmasi Di SDN Ciruum Kecamatan Arjasari

Cyber88 Bandung-BOS Afirmasi adalah program Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di daerah tertinggal di kawasan 3T (tertinggal,terdepan, dan terluar). Dana ini sebagai tambahan bagi pembiayaan pendidikan selain dari BOS Reguler yang sudah berjalan sejak tahun 2005, karena pemerintah menganggap bahwa BOS Reguler tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sekolah selama satu tahun.

Pemerintah telah menerbitkan PMK Nomor 9 tahun 2020 tentang perubanha atas PMK Nomor 48 tahun 2019 tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik, yang antara lain mengatur tentang Petunjuk Teknis / Juknis BOS Reguler, BOS Afirmasi dan BOS Kinerja tahun 2020. Mekanisme penyaluran BOS Afirmasi, dilaksanakan dengan pemindah bukuan dari RKUN ke rekening Sekolahdan jadwal penyalurannya dilakukan secara sekaligus paling cepat bulan April. Selanjutnya, Sekolah wajib menyampaikan laporan realisasi Dana BOS Afirmasi kepada kementrian yang menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang pendidikan dan kebudayaan.

“Biaya satuan BOS Afirmasi yang diberikan pemerintah adalah sejumlah Rp.24.000.000 per sekolah ditambah Rp.2.000.000 per siswa kelas 6, 7 dan 10, sedangkan biaya satuan untuk BOS Kinerja sejumlah Rp.19.000.000 per sekolah di tambah Rp.2.000.000 per siswa. Kedua dana ini pergunakan untuk menunjang akses Rumah Belajar berupa peralatan TIK.

Pelaksanaa BOS Afirmasi di SDN SDN Cinamti dan SDN Ciruum Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung Provinsi Jawa barat yang jumlahnya sebesar Rp.90.000.000 sampai saat berita ini di turunkan belum bisa di manfaatkan oleh pihak sekolah dan bantuan tersebut masih berada di rekening sekolah masing-masing” Hal itu di sampaikan oleh Hj.Yoyoh, S.pd. saat di temui oleh awak media cyber88 di ruangan kantor Kepala Sekolah.

“Dia (red) mengatakan, bahwa pelaksanaan pembelian barang-barang yang alokasi dana untuk berasal dari BOs Afirmasi belum bisa di cairkan karena masih menunggu pesanan, maka dengan demikian Anggaran dana BOS Afirmasi sampai saat ini belum bisa di pake karena barang yang di pesannya itu belum ada. “Hj.Yoyoh, S.pd. juga menyampaikan bahwa dana BOS Afirmasi yang di belanjakannya bertujuan untuk menunjang kegiatan siswa di sekolahnya dalam hal teknologi, namun dia sangat menyayangkan karena hal tersebut belum bisa terealisasi walaupun anggarannya sudah ada.

“Kami masih menunggu pesanan datang.. ucapnya dan menurut pengakuan kepala sekolah SDN Ciruum tersebut, bahwa anggaran dana BOS Afirmasi sudah masuk ke rekening Sekolah sejak bulan desember 2019. Jadi menurut dia apabila akhir bulan pebruari ini tidak barang yang di pesannya tidak kunjung datang, maka kami akan membelanjakan sesuai dengan aturan yang sudah di tentukan, karena beberapa bulan lagi sudah menjelang ujian Sekolah Dasar dan barang tersebut sangat kami perlukan sekali..pungkasnya. (Eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *